Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) sukses menyelenggarakan ajang bergengsi Islamic Economics Competition (IEC) 2026. Berlangsung pada Sabtu, 24 Mei 2026 di Kampus UMPO, kompetisi ini menjadi magnet bagi pelajar SMA, SMK, dan MA dari berbagai daerah di wilayah Keresidenan Madiun.
Mengusung tema “Speak Islamic Economics Through Visual Story”, IEC 2026 hadir sebagai wadah strategis untuk mengasah kreativitas generasi muda. Selain itu, kompetisi ini bertujuan meningkatkan literasi ekonomi syariah dan edukasi digital di kalangan pelajar.
Wadah Kreativitas Digital Lewat Infografis dan Video Edukasi
Zaman sekarang, dakwah dan edukasi ekonomi syariah harus adaptif dengan teknologi. Sadar akan hal tersebut, IEC 2026 memfasilitasi para peserta untuk menuangkan ide-ide segar mereka melalui dua kategori perlombaan utama:
- Lomba Infografis: Peserta ditantang menyajikan data dan konsep ekonomi syariah ke dalam desain visual yang informatif, komunikatif, dan estetik.
- Lomba Video Edukasi: Peserta memproduksi konten video inovatif yang mampu menyampaikan pesan edukatif secara menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Ketua Program Studi Ekonomi Syariah UMPO, Adib Khusnul Rois, M.E., menjelaskan bahwa kompetisi berbasis visual ini sengaja dipilih agar relevan dengan tren anak muda masa kini.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi pelajar untuk menyampaikan gagasan ekonomi, sosial, dan edukasi melalui media visual dan digital yang kreatif serta inovatif. Ini juga menjadi sarana efektif mengenalkan konsep ekonomi syariah ke tingkat sekolah menengah,” ujar Adib Khusnul Rois.
Apresiasi Dekan FAI UMPO: Cetak Entrepreneur Syariah Masa Depan
Apresiasi tinggi datang dari Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMPO, Dr. Katni, M.Pd.I. Ia memuji kerja keras seluruh panitia, dosen, dan mahasiswa Ekonomi Syariah yang berhasil mengemas acara ini dengan sangat meriah dan penuh antusiasme.
Menurut Dr. Katni, IEC 2026 bukan sekadar kompetisi musiman, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk membangun karakter generasi bangsa.
“Kami berharap dari sini lahir generasi muda yang cerdas secara intelektual, berakhlakul karimah, memiliki jiwa entrepreneur syariah, serta peduli terhadap pembangunan ekonomi umat,” tegasnya.
Mempererat Silaturahmi Pelajar se-Keresidenan Madiun
Selain tensi kompetisi yang sehat, suasana hangat juga menyelimuti jalannya acara. IEC 2026 sukses menjadi jembatan silaturahmi bagi puluhan pelajar dan guru pendamping se-Keresidenan Madiun.
Karya-karya yang dipamerkan oleh para peserta dinilai sangat inspiratif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Melalui visual storytelling, materi ekonomi syariah yang awalnya dianggap kaku kini berubah menjadi konten yang segar dan ramah milenial.
Ke depan, Program Studi Ekonomi Syariah UMPO berkomitmen untuk menjadikan Islamic Economics Competition sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan. UMPO berharap ajang ini terus konsisten mendorong lahirnya kreator-kreator muda yang siap memajukan literasi digital dan ekonomi syariah di Indonesia.