Liputan: Agus Supatma
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Ponorogo sukses mengait apresiasi tinggi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo dalam gelaran Hari Bermuhammadiyah Gembira, Ahad (1/8/2026).
Acara yang berlangsung meriah di Expotorium Universitas Muhammadiyah Ponorogo tersebut menghadirkan mubaligh kondang Ust. Wijayanto, M.A. Pada sesi penutupan, PDPM Ponorogo secara resmi dianugerahi penghargaan khusus sebagai Ortom dengan Kader Terbina sampai Tingkat Ranting.
Penghargaan ini bukanlah tanpa alasan. Salah satu bukti konkret keaktifan PDPM Ponorogo terlihat dari program Beasiswa Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) yang bekerjasama dengan PDPM. Proses rekrutmen penerima beasiswa ini dilakukan secara berjenjang dan sistematis, dimulai dari tingkat Ranting, dilanjutkan ke Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM), hingga ke tingkat Pimpinan Daerah (PDPM).
Tidak sekadar merekrut, PDPM juga berkomitmen penuh mengawal para penerima beasiswa melalui program pembinaan rutin yang bersifat wajib. Di tingkat Cabang, pembinaan digelar secara mingguan dan bulanan. Sementara di tingkat Daerah, pembinaan dilaksanakan setiap bulan yang berlangsung selama satu bulan penuh pada tiap akhir pekan secara bergantian.
Anggota Biro Pengembangan Sumber Daya Insani (SDI) PDPM Ponorogo, Yazid Fanani, M.Pd., menegaskan pentingnya komitmen dalam pengkaderan ini.
“Perlu menjadi perhatian kita bersama bahwa kader itu disiapkan, bukan dibiarkan. Kader itu disemai, bukan dicaci maki. Kader itu dicerdaskan, bukan dibodohkan,” tegas Yazid Fanani saat memberikan keterangannya.
Melalui penghargaan ini, PDPM Ponorogo membuktikan komitmennya untuk terus melahirkan kader-kader Muhammadiyah yang militan, terdidik, dan terorganisir hingga ke akar rumput.