Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Santri, IPM PPTQ Ahmad Dahlan Buka Stand UMKM di Hari Bermuhammadiyah

Semangat kemandirian dan jiwa kewirausahaan tampak mewarnai gelaran Hari Bermuhammadiyah yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Ahad (1/8/2026). Dalam agenda rutin Muhammadiyah yang menjadi wadah dakwah, silaturahmi, dan pemberdayaan ekonomi tersebut, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) PPTQ Ahmad Dahlan Ponorogo turut ambil bagian dengan memamerkan dan memasarkan berbagai produk UMKM hasil karya santri.

Mengusung semangat “Belajar, Bertumbuh, Berkarya, dan Berdaya” stand IPM PPTQ Ahmad Dahlan menghadirkan aneka produk unggulan. Di antaranya adalah telur ayam kampung hasil peternakan yang dikelola mandiri di lingkungan pesantren, serta berbagai olahan minuman menyegarkan seperti susu kedelai, es teh, dan es cincau yang laris manis diserbu para pengunjung.

Keikutsertaan para santri dalam kegiatan ini tidak sekadar membuka lapak jualan. Mereka dilibatkan secara langsung dalam seluruh rangkaian proses bisnis, mulai dari produksi, pengemasan, penataan stand, hingga strategi pemasaran dan pelayanan konsumen.

Khusus untuk produk telur ayam kampung, barang ini merupakan buah dari program peternakan santri yang menjadi bagian dari pembelajaran life skill di PPTQ Ahmad Dahlan. Melalui program ini, para santri diajarkan budidaya ternak, nilai tanggung jawab, ketekunan, hingga cara mengolah hasil usaha agar memiliki nilai ekonomi lebih.

“Pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada pembentukan generasi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mempersiapkan santri agar mampu menghadapi tantangan zaman,” tegas Pembina IPM PPTQ Ahmad Dahlan, Ust. Shodiq Zaki Mubarak.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan santri dalam ajang ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai keislaman dengan jiwa entrepreneurship. Para santri didorong untuk memiliki mental mandiri, kreatif, dan mampu melihat peluang usaha tanpa meninggalkan prinsip amanah serta kejujuran.

 “Kami ingin santri tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an dan akhlaknya, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur. Dengan terjun langsung dalam kegiatan seperti ini, mereka belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, komunikasi, pelayanan, hingga bagaimana membangun sebuah usaha,” tambah Ust. Shodiq.

“Harapannya, ketika kelak kembali ke masyarakat, mereka mampu menjadi pribadi yang mandiri, produktif, serta dapat membuka peluang usaha yang bermanfaat bagi umat,” pungkasnya.

Suasana Stand UMKM IPM PPTQ Ahmad Dahlan

Langkah IPM PPTQ Ahmad Dahlan dalam ajang Hari Bermuhammadiyah ini membuktikan bahwa pesantren kini mampu menghadirkan pendidikan yang holistik. Perpaduan antara pembinaan spiritual, penguatan karakter, dan pengembangan keterampilan hidup menjadi bekal utama untuk melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas secara agama sekaligus siap berdaya saing di tengah masyarakat.

 

#Lendra Septian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *